Sahabat Maka bukan bahagia yang melulu harus kita kejar, bahagia saja
ternyata tidak cukup menjadi bekal dalam menikmati hidup ini. Selain bahagia,
berkah yang harus kita kejar, agar segala kondisi dapat selalu kita nikmati,
dengan sabar dan syukur sebagai pelengkapnya.
Sahabat
Ummi... hidup adalah perjalanan dimana kematian menjadi ujungnya. Prestasi
semua orang yang hidup yaitu saat dapat menjemput kematian dengan kondisi
khusnul khatimah. Maka kejarlah berkah agar bahagia yang dirasakan di dunia
dapat menjadi bekal juga untuk meraih bahagia di akhirat nanti.
Wallahu'alam... Dalam hidup yang serba cepat ini
terkadang semua seolah sedang berlarian mengejar waktu, dan kita pun ikut
berlari-lari mengikutinya.
Semua
yang kita kejar itu seolah dapat menjadi pemuas dahaga kita akan apa yang
disebut bahagia, lalu benarkah semua itu sumber bahagia kita? Mari kita simak
salah satu nasehat dari ustdaz Salim A.Fillah dalam buku Lapis-Lapis Keberkahan
sebagai berikut :
Jika
bahagia dijadikan tujuan, kita akan luput menikmatinya sepanjang perjalanan.
Bahwa jika bahagia dijadikan tugas jiwa, kita akan melalaikan kewajiban hamba.
Bahwa jika bahagia dijadikan tema besar kehidupan, kita bisa kehilangan ia
setelah kematian. (Salim A.Fillah).
