Tempurung kepala Ammar harus diangkat setelah kecelakaan itu.
Otak kirinya bahkan terluka parah.
Ini kisah tentang perjuangan remaja penghafal Alquran
di Malaysia. Remaja bernama Ammar ini baru mengalami kecelakaan yang
menyebabkan separuh tempurung kepalanya hilang.
Selasa 17 November
2015, tempurung kepala Ammar harus diangkat setelah kecelakaan itu. Otak
kirinya bahkan terluka parah.
“Alhamdulillah dia masih mampu senyum walaupun keadaanya amat parah kerana melibatkan
kecederaan otak, lebih-lebih lagi sebelah kiri,” kata sang bunda, Bushra Haji
Yusoff.
Ammar sudah menghafal
11 juz Alquran. Kecelakaan itu dia alami saat pulang ke rumah untuk mengambil
jubah yang akan dipakainya dalam kelas hafalan Alquran.
“Musibah yang menimpa
karena hendak pergi ambil jubah dari asrama ke sekolah sebab malam ada kelas
tahfiz,” ujar Yusoff.
Kala itu, Ammar agak
terburu-buru. “Kerana hari itu dia berpuasa jadi tidak sempat berbuka puasa
hari Senin.”
Dan saat di jalan
itulah Ammar mengalami kecelakaan. Dan dia mengalami cedera parah pada bagian
kepala. Saat ini, penghafal 11 juz Alquran ini tengah memulihkan kondisi.
“Sebab itu belum boleh bercakap tapi
faham semua perkataan orang. Untuk pulih ia perlu waktu bertahun-bertahun dan
sekarang ini sudah masuk setahun delapan bulan
