8 Alasan Mengapa Sebaiknya Diam Ketika Bertengkar dengan Pasangan


Mengalami pertengkaran dengan pasangan adalah hal yang melelahkan. Selain menguras emosi juga mengganggu aktifitas keseharian. Namun, tidak ada rumah tangga tanpa masalah. Dan terkadang masalah itu berujung pada pertengkaran. Hal tersebut wajar. Dan bagaimana suami-istri menghadapi pertengkaran tersebut akan menjadi indikasi kedewasan dalam berumah tangga.

Mengambil sikap diam sejenak merupakan alternatif  terbaik. Berikut alasannya.



8-Alasan-Mengapa-Sebaiknya-Diam-Ketika-Bertengkar-dengan-Pasangan

1. Diam memberikan waktu untuk mengurai emosi. Saat akan marah, tentu emosi tidak terkendali. Ingin rasanya mengeluarkan semua kekesalan baik melalui ucapan maupun tindakan.  Diam artinya menahan mulut dan anggota badan agar tidak melakukan hal-hal yang justru merugikan diri maupun orang lain. Semisal saat bertengkar  menyakiti badan atau melempar barang-barang. Dengan diam, emosi akan perlahan reda. Perbanyak istigfar agar dijauhkan dari bisikan syetan. 

2. Dengan diam ada kesempatan untuk  mengevaluasi diri. Jangan egois menganggap bahwa permasalah hanya disebabkan oleh orang lain atau pasangan. Boleh jadi sifat dan sikap kita juga menjadi penyebab permasalahan hadir.

3. Saat diam gunakan untuk memohon ampun pada Allah atas doa yang sadar atau tidak kita dan pasangan lakukan. Dalam Islam manakala sedang emosi sangat dianjurkan untuk berwudhu dan sholat. Ini terapi jiwa yang sangat baik bagi siapapun termasuk suami-istri yang sedang bertengkar.